Sedang Jatuh Cinta
Wahai budakku,
Yang kutitahkan tulisan-tulisanku di badanmu
Wahai engkau yang diam,
Namun meneruskan semua sabdaku.
Apa engkau tahu?
Aku sedang jatuh cinta.
Lama kita tak saling berbagi
Aku sedang di awan kawan
Bumi tak lagi ada dalam pikirku
Semua yang ada hanyalah baris-baris merah
Dan hati yang bergetar hebat
Cinta itu ternyata begitu
Membuat semua duniamu abu-abu
Dan setiap gerakan seperti slow motion
Aku bingung
Aku cinta dia
Namun dia pacar orang
Banda Aceh, 22 April 2010 – 2:43 WIB
Puisi di atas cuma rekaan. Hehehe

lama tak menyapa….
rupanya ada yang sedang jatuh cinta..hehehe
tutut
21 Juni 2010 pada 9:21 am
sayang, yang jiwa cintai ternyata pacar orang.
hiks…
Jiwa Membumi
29 Oktober 2010 pada 1:15 am